Ramalan Bill Gates tentang Masa depan Metaverse, Meeting Virtual? – Buzztrend
Ramalan Bill Gates tentang Metaverse

Ramalan Bill Gates tentang Masa depan Metaverse, Meeting Virtual?

Buzztrend.id – Ramalan Bill Gates tentang masa depan metaverse dilontarkan melalui unggahan blog resmi miliknya yakni Gates Notes.

Menjelang akhir tahun ini, topik tentang metaverse semakin banyak dibicarakan oleh orang-orang didunia, hal ini karena metaverse dianggap sebagai sebuah masa depan internet.

Perusahaan-perusahan raksasa teknologi juga sudah banyak yang mulai serius akan hal ini, seperti contoh Facebook yang mantap melakukan rebrand induk perusahaan mereka menjadi “Meta”, pergantiaan ini diikuti oleh pergeseran arah perusahaan yang kini menjadikan metaverse sebagai prioritas paling utama mereka di masa depan.

Selain Facebook, beberapa perusahaan teknologi lainnya seperti Microsoft juga diyakini sedang menggarap sebuah metaverse versinya sendiri.

Baca juga :

Tanggapan Jokowi tentang Metaverse

Ia mengatakan bahwa metaverse ini adalah akselerasi inovasi dalam menghadirkan pengalaman virtual yang sangat baik, ia menyinggung teng aspek pertemuan daring atau virtual meeting.

Hal ini didasari dengan adanya Pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih terjadi, dimana hal tersebut merevolusi tempat kerja dengan lebih banyak perusahaan yang menawarkan fleksibilitas karyawannya yang ingin work from home.

Ramalan Bill Gates tentang Masa depan Metaverse

Sekarang ini mungkin banyak ya software atau aplikasi virtual meeting yang biasanya digunakan untuk saling berkomunikasi secara tatap muka, seperti contoh Zoom, teams, atau Meet. Namun paltform tersebut hanya menghadirkan citra dua dimensi (2D) saja pada layar gadget kamu.

Menurut Bill Gates sendiri, sekitar dua atau tiga tahun ke depan, virtual meeting seperti ini bakal diadakan di metaverse secara virtual.

Masa depan Metaverse
Source : newyorktime.com

Dalam visinya, setiap orang nantinya akan merepresentasikan dirinya dengan sebuah Avatar 3D yang saling berinteraksi satu sama lain dengan avatar lainnya yang dimana itu adalah manusia di dunia nyata.

Baca juga :

Apa Itu Metaverse

“Idealnya anda pada akhirnya akan menggunakan Avatar anda sneidir untuk bertemu dengan orang-orang diruang virtual. Hal tersbeut dapat menghadirkan perasaan yang berbeda di ruangan yang sama bersama mereka.” tulis Gates dalam Blognya.

Namun hal ini akan menjadi seidkit canggung, sebab pengguna harus memakai headset atau kacamata VR mereka sendiri untuk benar-benar merasakan hadirnya dunai virtual ini.

Dikutip langsung dari halaman CNBC, Bill gates yang sebelumnya sudah mengundurkan diri dari dewan Microsoft pada 2020 lalu menambahkan juga bahwa mantan perusahaannya ini sedang bekerja untuk menambahkan Avatar 3D serta elemen metaverse versi mereka sendiri.

Selain itu Gates juga menekankan bahwa hal ini membutuhkan waktu dan kemauan dari pengagas untuk mewujudkan tempat kerja virtual di metaverse ini menjadi nyata.

Ini akan membutuhkan teknologi Canggih seperti VR

Ramalan Bill Gates tentang Metaverse
Source : spectrum.ieee.org

Yhap dalam postingannya Bill Gates menambahkan bahwa untuk mewujudkan metaverse menjadi nyata dan bisa dirasakan langsung oleh para penggunanya, hal ini harus dilandasi dengan adanya aset teknologi seperti Kacamata Virtual Reality (VR) serta ada juga sarung tangan haptic.

Sebab dua hal ini dibutuhkan karena teknologi seperti inia kan merealisasikan masa depan dunai virtual menjadi nyata, seperti kaca mata VR yang mampu menciptakan dunia simulasi 3D dengan sangat nyata, Simulasi ini akan membuat kesan seolah-olah apa yang kita lihat di dunia virtual itu adalah nyata.

Ada juga Sarung tanagn haptic yang memungkinkan para penggunanya seakan-akan bisa merasakan obyek virtual yang mereka sentuh, jadi seperti ada sensasi sentuhan ke dalam interaksi manusia itu sendiri.

“Jadi kedua teknologi tersebut dapat menangkap ekspresi, bahasa tubuh, serta kualitas suara anda secara akurat.” Tulis Bill gates.

Hambatan yang mungkin akan terjadi

Menurut Bill Gates, teknologi yang menjadi dasar untuk terwujudnya Metaverse menjadi lebih nyata yakni VR dan Sarung tangan haptic, dual hal ini kebanyakan orang masih belum mempunyainya bahkan ada sebagian yang belum mengetahui akan adanya teknologi ini. hal ini tentu akan memperlambat adopsi dari Metaverse itu sendiri.

Selain itu Gates juga mengakui bahwa untuk merasakan betul apa yang akan ada dimasa depan yakni dunia virtual, seperti hal untuk menangkap ekspresi, bahasa tubuh, kualitas suara secara akurat, dan lain sebagainya. Orang-orang harus mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk memboyong teknologi ini.

Hal inilah yang mungkin akan menjadi salah satu hambatan terbesar. Bill Gates juga menerangkan bahwa masih ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi tidak akan membutuhkan waktu yang lama untuk mewujudkan metaverse agar bisa memudahkan orang-orang dalam bekerja atau meeting.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *